Tak semua orang dikaruniai Tuhan dengan susunan gigi yang rapi. Bila gigi Anda berantakan, tak perlu minder. Kini kawat gigi alias bracket marak digunakan untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak rapi.
Saat awal menggunakan bracket biasanya seseorang akan mengalami sariawan, rasa nyeri, rasa tak nyaman karena ada benda asing di dalam mulut. Tapi biasanya hanya satu minggu tiga hari penggunaan, setelah itu akan merasa nyaman.
Penggunaan kawat gigi memang relatif mahal. Harganya tergantung dari jenis dan bahnnya, apalagi jika menggunkan perangkat teknologi canggih. Mengenai komponen kawat gigi bermacam-macam, antara lain bracket yang menempel pada gigi dan pengikat kawat. Sementara bahan pembentuknya terdiri dari porselen (keramik), komposit, plastik, dan metal. Meski berbeda-beda, fungsinya sama sebagai pegas pendorong atau penarik gigi untuk merapikan gigi.
Penggunaan kawat gigi sudah bisa dilakukan pada anak-anak umur 10 tahun karena sudah tumbuh gigi tetap. Biasanya penggunaan kawat gigi rata-rata selama dua tahun. Namun, tingkat keberhasilan atau lama cepatnya perbaikan susunan gigi ini sangat tergantung kasusunya, seperti giginya berjejal-jejal, bentuk rahang, atau apakah dia pencabutan atau tidak.
Setelah selesai menggunakan kawat gigi, perawatan belum berakhir, Anda harus masih menggunakan retainer, yaitu kawat gigi yang bisa dibuka pasang. Bentuk retainer ini berupa kawat dan bungkus. Manfaat retainer untuk mempertahankan bentuk rahang dan gigi dari hasil perawatan sebelumnya. Biasanya retainer ini digunakan selama enam bulan atau dalam kasus-kasus tertentu bisa lebih lama lagi.
Berikut ini tips bagi Anda pengguna kawat gigi :
Saat awal menggunakan bracket biasanya seseorang akan mengalami sariawan, rasa nyeri, rasa tak nyaman karena ada benda asing di dalam mulut. Tapi biasanya hanya satu minggu tiga hari penggunaan, setelah itu akan merasa nyaman.Penggunaan kawat gigi memang relatif mahal. Harganya tergantung dari jenis dan bahnnya, apalagi jika menggunkan perangkat teknologi canggih. Mengenai komponen kawat gigi bermacam-macam, antara lain bracket yang menempel pada gigi dan pengikat kawat. Sementara bahan pembentuknya terdiri dari porselen (keramik), komposit, plastik, dan metal. Meski berbeda-beda, fungsinya sama sebagai pegas pendorong atau penarik gigi untuk merapikan gigi.
Penggunaan kawat gigi sudah bisa dilakukan pada anak-anak umur 10 tahun karena sudah tumbuh gigi tetap. Biasanya penggunaan kawat gigi rata-rata selama dua tahun. Namun, tingkat keberhasilan atau lama cepatnya perbaikan susunan gigi ini sangat tergantung kasusunya, seperti giginya berjejal-jejal, bentuk rahang, atau apakah dia pencabutan atau tidak.
Setelah selesai menggunakan kawat gigi, perawatan belum berakhir, Anda harus masih menggunakan retainer, yaitu kawat gigi yang bisa dibuka pasang. Bentuk retainer ini berupa kawat dan bungkus. Manfaat retainer untuk mempertahankan bentuk rahang dan gigi dari hasil perawatan sebelumnya. Biasanya retainer ini digunakan selama enam bulan atau dalam kasus-kasus tertentu bisa lebih lama lagi.
Berikut ini tips bagi Anda pengguna kawat gigi :
- Kontrol sebulan sekali untuk membersihkan gigi sehingga bila ada gigi yang bermasalah, seperti berlubang, sudah diketahui terlebih dahulu atau guna memotong kawat.
- Sebaiknya, pemakai menggunakan sikat gigi khusus vertikal dan horizontal yang mampu membersihkan kotoran di sela-sela gigi dan kawat.
- Walau tak ada pantangan, sebaiknya hindari makanan yang manis, lengket, liat, dan bersoda, karena makanan tersebut lebih sulit dibersihkan. Makanan padat dan keras seperti apel, sebaiknya dipotong kecil-kecil.



0 komentar:
Posting Komentar